Iklan Banner Platinum
| Pelindo I Medan siapkan Dumai hub port CPO |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Rabu, 28 Juli 2010 13:35 |
|
MEDAN (Bisnis.com): PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Medan akan
menjadikan Pelabuhan Dumai sebagai hub port minyak sawit mentah (crude
palm oil/CPO) dengan menambah dermaga 400 meter lagi. Dirut PT Pelindo I Medan Harry Sutanto membenarkan BUMN itu berencana menambah dermaga di Dumai dari 400 meter yang sudah eksisting menjadi 800 meter untuk menjadikan Dumai sebagai hub port minyak sawit nasional. "Program ini dilakukan melihat peningkatan ekspor CPO dari Dumai naik dari tahun ke tahun. Dengan demikian Pelindo bertekad menjadikan Dumai sebagai pelabuhan khusus CPO," ujarnya di Medan, hari ini. Menurut dia, dana yang dibutuhkan untuk menambah dermaga 400 meter lagi mencapai Rp245 miliar yang berasal dari dana internal. Menurut dia, pembangunan dermaga di Dumai sangat mendesak karena 400 meter dermaga yang ada selama ini membuat waktu tunggu kapal lama dan biaya tambahan bagi kapal relatif besar. Dengan menambah dermaga menjadi 800 meter, lanjut dia, maka kapal-kapal besar bisa sandar dan waktu mengisi CPO bisa dipersingkat. Kalau masih belum juga cukup, paparnya, masih ada lahan 200 meter lagi untuk memperpanjang dermaga khusus CPO di Dumai. Dia melihat Provinsi Riau dimasa mendatang bakal mengekspor CPO sekitar 7 juta ton per tahun atau sudah mengalahkan Sumatra Utara hanya 4,5 juta ton per tahun. "Melihat perkembangan ekspor CPO yang begitu pesat dari Riau, Pelindo I harus mempersiapkan dermaga lebih awal," tuturnya. Sementara itu, General Manager Pelindo I Cabang Dumai Zainul Bahri mengakui ekspor CPO lewat Dumai pada 2009 lalu sebanyak 5,6 juta ton dan pada 2010 ditargetkan 5,8 juta ton. "Kami baru memiliki dermaga sepanjang 400 meter dan akan ditambah 400 meter mulai tahun ini," tuturnya di Medan hari ini. Dia mengakui sudah ada penataan khusus yang dilakukan untuk mengoptimalkan dermaga 400 meter yang eksisting saat ini, sehingga waktu tunggu kapal tinggal 1 hari sampai dua hari lagi. "Sekitar 80 persen arus muat dari Pelabuhan Dumai adalah CPO (crude palm oil) sedangkan sisanya bungkil kelapa sawit dan sedikit barang-barang kargo." Dumai, kata dia, akan difokuskan untuk melayani angkutan CPO dan dijadikan hub port minyak sawit nasional. (msw) |




