
| Penjualan Astra Agro tertekan turunnya harga CPO |
|
|
|
| Berita |
| Oleh Administrator |
| Kamis, 19 Juli 2012 09:08 |
|
JAKARTA.
Pertumbuhan penjualan PT Astra Agro Lestari Tbk tidak terlalu
signifikan. Di semester I-2012, emiten perkebunan Grup Astra ini meraih
penjualan senilai Rp 5,61 triliun dari empat produk. Jumlah tersebut
hanya naik 6,65% dari semester I-2011 yang senilai Rp 5,26 triliun.
Minyak
sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi andalan utama dengan
kontribusi Rp 5,08 triliun, tumbuh 11,91% dari semester I-2011 yang
senilai Rp 4,54 triliun. Astra Agro memang berhasil menjual CPO sebanyak
644.439 ton dibandingkan semester I-2011 yang 566.774 ton.
Kenaikan
volume tersebut mengkompensasi penurunan harga jual rata-rata CPO Astra
Agro. Di paruh pertama 2012, harga jual CPO yang diterima Astra Agro
tercatat Rp 7.886 per kilogram (kg), turun 1,6% dari periode sama tahun
lalu yang masih Rp 8.013 per kg.
"Melemahnya
permintaan dari Eropa sehingga harga CPO di pasar dunia turun," kata
Tofan Mahdi, Kepala Hubungan Masyarakat Astra Agro kepada KONTAN, Rabu
(18/7).
Kenaikan
kontribusi CPO tidak diikuti oleh tiga produk Astra Agro lainnya.
Penjualan kernel misalnya hanya menyumbangkan Rp 373,96 miliar, turun
9,45% dari semester I-2011 yang sebesar Rp 412,97 miliar.
Dari
sisi volume, penjualan kernel Astra Agro di semester I kemarin
sebenarnya mencapai 92.841 ton, lebih tinggi 37,6% dari paruh pertama
tahun lalu yang tercatat 67.456 ton. Sayangnya, harga jual rata-rata
kernel di semester I-2012 anjlok 34,2% menjadi Rp 4.028 per kg dari
sebelumnya yang senilai Rp 4.028 per kg.
Dua
produk lainnya yaitu palm kernel oil (PKO) dan palm kernel expeller
(PKE) juga menyumbang penjualan meski tidak signifikan. Di semester
I-2012, Astra Agro memperoleh penjualan Rp 156,01 miliar dari PKO, turun
43,69% dari periode sama 2011 yang senilai Rp 277,06 miliar.
Sementara
kontribusi PKE anjlok paling besar menjadi Rp 75,67 juta. Padahal, di
semester I-2011, Astra Agro masih memperoleh penjualan dari PKE senilai
Rp 25,39 miliar.
Penurunan
kontribusi PKO dan PKE disebabkan oleh anjloknya volume dan harga jual.
Astra Agro hanya mampu menjual PKO 17.002 ton dan PKE sebanyak 115 ton.
Bandingkan dengan volume penjualan PKO dan PKE di semester I-2011 yang
masih sebanyak 20.004 ton dan 26.618 ton.
Hal
itu diperparah oleh harga jual PKO dan PKE yang diterima Astra Agro. Di
semester I-2012, harga jual PKO dan PKE masing-masing hanya Rp 9.176
per kg dan Rp 658 per kg. Padahal, di paruh pertama tahun lalu, harga
jual PKO dan PKE masih berada di level Rp 13.850 per kg dan Rp 954 per
kg. Narasumber : kontan.co.id
|








![]() | Today | 20943 |
![]() | Yesterday | 21893 |
![]() | This week | 103690 |
![]() | Last week | 143505 |
![]() | This month | 468901 |
![]() | Last month | 525773 |
![]() | All days | 5538809 |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |