Disarankan Tak Tunggu Harga Minyak Dunia Melambung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Sabtu, 21 April 2012 11:32

JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dinilai bukan semata reaksi atas harga minyak dunia yang melambung tinggi. Namun, juga dipicu masalah penyaluran BBM subsidi yang ada saat ini tidak tepat sasaran.

"Saya rasa hal ini (kenaikan harga BBM) jangan didriver karena faktor harga minyak, tapi harus dikarenakan konsumsinya yang tidak tepat sasaran,"ujar Pengamat Ekonomi The Indonesia Economic Inteligence Sunarsip dalam diskusi Polemik "BBM Bikin Galau" di Jakarta, Sabtu (21/4).

Menurutnya, saat ini sebanyak 53 persen dari konsumsi BBM subsidi dinikmati oleh orang kaya dan 19 persennya berada di daerah Jabodetabek. Maka kenaikan harga BBM perlu dilakukan tanpa menunggu harga minyak dunia melambung tinggi. Jika kenaikan harga BBM sebatas wacana, maka akan terus-terusan menjadi konsumsi politik.

"Saya kasian sama pemerintah kalau bicara wacana pembatasan itu sudah dari tahun 2008 saat harga minyak dunia menyentuh USD 130 per barrel," terangnya.

Pengendalian BBM subsidi bukan hanya sekedar wacana tetapi sudah dimandatkan dalam Undang-undang APBN. Dimana, dalam rangka mengurangi subsidi BBM dapat melakukan pengendalian konsumsi secara terbatas.

"Ini sudah mandat. Semestinya sejak tahun 2010 sudah dipersiapkan, karena pada tahun 2011 juga ada mandat yang sama. Kejadian kemarin saya tidak yakin partai pecah dan tidak setuju kenaikan, asal dikomunikasikan dengan baik, mereka bisa terima," ujarnya.

Pengendalian BBM subsidi memang penting, tetapi sambungnya, kenaikan juga perlu dilakukan untuk menjaga konsumsi BBM. (Naa/jpnn)

 

 

Narasumber : jpnn.com



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! TwitThis Joomla Free PHP
 








Jumlah Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday36762
mod_vvisit_counterYesterday21292
mod_vvisit_counterThis week73147
mod_vvisit_counterLast week245395
mod_vvisit_counterThis month1018198
mod_vvisit_counterLast month893692
mod_vvisit_counterAll days16007441

Suku Cadang & Komponen













Dijual GENSET












Berita Terbaru

Harga minyak turun meskipun data ekonomi positif
Jumat, 25 Juli 2014 11:17
New York (ANTARA News) - Harga minyak dunia turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), meskipun beberapa...

IMF Kembali Pangkas Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global
Jumat, 25 Juli 2014 10:56
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ...

Asing Masih Mendominasi Investasi di Indonesia
Jumat, 25 Juli 2014 10:30
TEMPO.CO , Jakarta: Pencapaian realisasi investasi semester I tahun 2014 yang...

Dolar stabil di perdagangan Asia
Kamis, 24 Juli 2014 11:20
Tokyo (ANTARA News) - Kurs dolar AS bertahan stabil di perdagangan Asia pada Kamis, dengan pasar...

Harga minyak WTI bergerak liar
Kamis, 24 Juli 2014 09:31
SINGAPURA. Harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) bergerak fluktuatif pada...

Dollar dan saham menguat, kilau emas pudar
Rabu, 23 Juli 2014 12:45
SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia diperdagangkan di bawah level tertingginya dalam tiga bulan...

Pamor batubara semakin meredup
Rabu, 23 Juli 2014 12:07
JAKARTA. Harga batubara semakin terbenam. Peralihan penggunaan energi batubara ke gas alam di...

Laju euro terjegal data ekonomi Jerman
Selasa, 22 Juli 2014 14:17
JAKARTA. Rilis indikator ekonomi  Jerman tidak mampu mendongkrak pergerakan euro. Mata uang...

Dijual ALAT BERAT & TRUK



























Service & Maintenance









Dijual ALAT BERAT & TRUK























































Heavy Equipment ( Bomag - Caterpillar - Daewoo - Dynapac - Hitachi - Hyster - Hyundai - Kobelco - Komatsu - Link Belt - Mitsubishi - Nissan - O&K - Patria - P&H - Sakai )
Heavy Duty Truck ( Hino - Isuzu - Mercedes - Mitsubishi - Nissan - Scania - Toyota - Volvo )
Genset ( Caterpillar - Cummins - Denyo - Detroit - Deutz - Honda - Komatsu  - MAN - Mitsubishi - Nippon Sharyo - Nissan - Patria - Perkins - Volvo - Yanmar )
Engine (Caterpillar - Cummins - Denyo - Detroit - Deutz - Honda - Isuzu - Komatsu - Kubota - Mitsubishi - Nissan - Perkins - Volvo - Yanmar - Yuchai)
Alternator (AVK - Caterpillar - Deutz - Leroy Somer - Marathon - Marelli - Matari - Mitsubishi - New Age - Siemens - Stamford - STC - Yanmar)